Ketua DPC Partai Gerindra Supriyanto

Jatimundercover.com – Akhirnya polisi menetapkan Supriyanto, Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Gerindra Bondowoso, atas dugaan tindak pidana penipuan uang sebesar Rp 700 juta.

Hal ini diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Riyanto bahwa aksi penipuan dilakukan oleh ketua DPC Gerindra terhadap Ainul Yakin, warga Desa Kedung Dalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.

Kader partai besutan Prabowo Subianto tersebut, kata Riyanto, telah menjalani pemeriksaan lanjutan di Unit Pidum pada Rabu (2/1). Tersangka yang juga anggota DPRD Bondowoso Fraksi Gerindra itu untuk sementara tidak ditahan.

“Kita tidak tahan karena tersangka bersikap kooperatif,” ujar Riyanto, Sabtu (5/1/2019).

Riyanto mengungkapkan jika aksi penipuan yang dilakukan oleh Ketua DPC Gerindra tersebur dilakukan sekitar 2013 silam. Saat itu korban dikenalkan temannya kepada tersangka di sebuah Hotel di Jakarta. Korban saat itu terlibat obrolan ringan dengan tersangka.

Disaat ngobrol ringan itulah pelaku meminta sejumlah uang kepada korban. Dalihnya uang itu akan disetorkan kepada sugeng yang berdinas di Peruri guna proses pengeluaran uang dan proses perbankan.

Guna memperdaya korban, pelaku berjanji akan melipatgandakan uang korban. Korban yang percaya akhirnya mengirimkan uang secara bertahap kepada tersangka lewat transfer.

Selang satu bulan, janji tersangka untuk mencairkan dana tak terbukti. Korban lantas menagih, namun tersangka acapkali mengelabui korban dengan alasan uang sudah dicairkan Peruri sebesar Rp 650 miliar.

Namun begitu, kesabaran korban akhirnya mencapai titiknya setelah lebih dari setahun uang miliknya tak kunjung kembali. Kesal karena sudah ditipu mentah-mentah, akhirnya korban pun melapor ke pihak berwajib.

“Jadi korban ini akhirnya melapor, karena sudah kesal merasa selalu ditipu. Dari situ kami langsung tindak lanjuti,” ucap Riyanto.

Riyanto menambahkan uang korban yang selama ini raib rupanya digunakan untuk kepentingan pribadi.

“Pemberkasan kasus penipuan sudah kami lakukan dan siap diserahkan ke pihak kejaksaan,” tandas Riyanto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here