ilustrasi LC sedang memandu lagu (foto: bandungku)

Malang – Ladies Companion (LC) atau yang biasa disebut pemandu lagu karaoke. LC di Wilayah Kota Malang yang selama ini bebas dari pajak, dalam waktu dekat akan dikenakan pajak karena potensial sebagai wajib pajak (WP) baru.

Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang Ade Herawanto, mengungkapkan untuk poin Pajak LC bakal diajukan menjadi poin tambahan dalam pembahasan perubahan Perda Kota Malang tentang Pajak Daerah.

“Karena dasar undang-undangnya ada, juga sudah diterapkan oleh sejumlah daerah, berarti masih memungkinkan,” ungkapnya, sabtu (24/02/2018).

Untuk daerah yang terapkan Pajak LC antara lain Kota Bandung, didalam Perda Kota Bandung No. 11 tahun 2000 tentang Pajak Hiburan. Dalam Pasal 2 perda menjelaskan untuk jasa pelayanan pemandu lagu masuk dalam objek pajak, rencananya akan dikenakan pajak 20 persen untuk LC.

Untuk itu  BP2D berupaya melakukan ekstensifikasi pajak atau menggali potensi pajak yang belum tergarap sebelumnya. Materi pajak LC tersebut sudah disampaikan kepada wakil rakyat melalui dengar pendapat. sementara pihaknya tengah menyusun formula teknis penarikan pajak terhadap para LC.

“Harapan kami, kebijakan baru ini bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak dan gagasan ini juga mendapat respon positif dari legislatif,” pungkasnya

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here