kantor PWNU

Surabaya, jatimundercover – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur telah memberikan waktu kepada Tim Bakal Calon Gubernur Jawa Timur (Bacagub) Khofifah Indar Parawansa, untuk bersilaturahmi sekaligus memohon doa restu atas pencalonan Khofifah di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018.

Hal tersebut merupakan jawaban dari surat permohanan silaturahmi Khofifah. Menurut KH Zahrul Azhar Asad selaku Juru Bicara Tim Khofifah-Emil sebagai bentuk ketaatan Khofifah kepada PWNU Jatim.

Namun, hal tersebut berbalik 180 derajat. Tim Bacagub Khofifah menolak undangan tersebut. Malahan, Tim Khofifah ingin melakukan perubahan jadwal yang telah di tentukan jauh-jauh hari.

“Saya sudah minta reschedule Prof Zaki, (Sekretaris PWNU Jatim, Achmad Muzakki),”ujar Gus Han sapaan akrabnya

Ibarat pepatah “sudah diberi hati, malah minta rempela”.  Tim Khofifah sudah deberi kesempatan berkunjung, malah menolak. Apakah ini yang dinamakan bentuk ketaatan seorang kader NU? Lebih-lebih ia adalah ketua Muslimat. Miris. Kemana saja selama ini menjadi Mensos. Kok tidak pernah Sowan.

Sebelumnya, KH. Mutawakkil Alallah selaku Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur (Jatim) berencana mengundang dua bakal calon gubernur (bacagub) Jatim, Khofifah dan Gus Ipul.

“Pada saatnya kita upayakan mendatangkan para calon. Tapi, yang saya harapkan justru kedua calon itu mendatangi PWNU. Jadi, sowan kesana minta izin. Syukur kalau mau ikrar dua-duanya,” kata Ketua PWNU Jatim, KH. Mutawakil Alallah seperti dilansir di JawaPos.com, Jumat (19/1).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here