Tempat Remang-Remang Sepanjang Jalan A.Yani, Tidak Kalah Dengan Kenjeran

0
239

JatimUndercover – Suasana remang-remang di Surabaya saat malam hari ternyata tidak cuma di deretan komplek dugem atau hotel mesum. Tapi di pusat kota, pemandangan muda-mudi kota pahlawan sedang bercumbu mesra juga gampang ditemui. Seperti pantauan Surabaya Pagi di sepanjang Jalan Achmad Yani mulai dari Frontage Road hingga taman Pelangi (depan kantor Bulog).

Kemacetan di sepanjang Jalan Achmad Yani mulai pagi hari hingga petang memang diakui jutaan warga Surabaya sebagai keadaan yang tidak nyaman. Namun tidak demikian dengan keadaan jalan yang membentang dari Wonokromo hingga perbatasan Sidoarjo ini.

Saat malam hari, pemandangan jalan Ahmad Yani yang macet dan tidak nyaman itu berubah menjadi tempat yang sangat nyaman. Tidak cuma untuk menikmati arus lalu lintas yang mulai tenang. Tapi untuk bercumbu dengan pasangan, juga cukup pas.

Perubahan drastis jalan Ahmad Yani ini semenjak adanya Taman Pelangi dan jalur frontage road yang sudah tiga tahun tak kunjung tuntas. Akibatnya, proyek yang mangkrak itu kini dijadikan tempat mesum bagi pasangan muda-mudi yang mabuk asmara. Gak cuma arek pacaran tapi kadang ada PSK (pekerja seks komersial) yang mejeng di sini, ujar Parman, tukang becak yang mangkal di pertigaan A Yani – Margorejo Indah, tadi malam.

Penyebabnya, tutur Parman, karena sepanjang frontage road dari depan Jatim Expo sampai Jemursari, tidak dipasangi lampu. Sehingga banyak pasangan muda yang parkir dan pacaran.

Berdasarkan pengamatan, pasangan muda-mudi mesum itu mulai berdatangan sejak pukul 21.00. Tapi pada jam 22.00 ke atas, atau ketika banyak karyawan Maspion Square dan Royal Plasa pulang, pemandangan semakin hot. Pasalnya, anak-anak muda itu tidak malu-malu lagi melakukan adegan porno di tengah kegelapan frontage road. Bahkan, ada yang sampai pangku-pangkuan di atas sepeda motor sambil berciuman bibir.

Pemandangan ini, persis dengan lokasi paling mesum di Surabaya yakni di Pantai Ria Kenjeran. Salah satu dari mereka mengaku, pacaran di Frontage Road karena aman dari obrakan dan gelap. Daripada jauh-jauh ke Kenjeran, di sini juga enak kok, banyak yang pacaran di sini, ucap Refdi sambil memeluk pacarnya.

Adegan mesum yang tidak pantas dilakukan di pinggir jalan itu juga terjadi di Taman Pelangi. Pada jam di atas 22.00 selalu saja ada 5 sampai 7 pasangan mesum yang bermesraan di bawah rimbunan pohon. Menariknya, mereka duduk berjajar seperti barisan pasukan berparade.

Ironisnya, meski sudah jelas-jelas tampak mata, adanya kejadian yang merusak pemandangan, aparat Satpol PP Pemkot Surabaya tidak pernah ada yang menindak. Para aparat pemerintah sengaja memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk melakukan hal yang tidak pantas dilakukan di tempat umum.

Petugas Satpol PP hanya berjaga-jaga di depan RSAL. Itu pun untuk mengawasi PKL liar agar tidak jualan di Frontage Road. Tapi pengawasan untuk moral generasi muda, sama sekali tidak dilakukan. Tugas saya cuma ngawasi PKL ini biar gak kembali lagi. Kalau untuk yang lain belum ada perintah dari komandan, ujar salah satu petugas Satpol PP yang kemarin berjaga-jaga sambil makan martabak di depan RSAL.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here